Tulisan yang di buat oleh Pak Bondan di Koran Kompas pada acara di bawah ini bisa di lihat di :
http://community.kompas.com/index.php?fuseaction=home.detail&id=37179§ion=96RESTORAN RAJA MELAYU
Jl. Citarum no. 10
Bandung
Ph : 022-7234140
Rumoh Makan Raja Melayu adalah rumah makan yang menyajikan aneka hidangan khas Sumatera mulai dari Aceh hingga Lampung. Di antara masakan yang ditawarkan merupakan masakan keluarga kerajaan dari setiap daerah di Sumatera dan masakan-masakan yang hanya dihidangkan khusus pada saat kenduri atau hari raya.
Beberapa contoh masakan Rumoh Makan Raja Melayu adalah:
Nangroe Aceh Darussalam:
Gulai Aceh, Gulai Pli’u, Roti Jala, Mie Aceh, Sambal Ganja, Roti Cane, Martabak Aceh, Ayam Tangkap, dll
Sumatera Utara:
Mie Kocok Medan, Cumi Bumbu Sate, Gulai Daun Singkong, Daun Ubi Tumbuk, dll
Jambi:
Puturan, Buhur, Rusip, dll
Bengkulu:
Rusip, Bagar Tulang, dll
Riau:
Gulai Lada Hitam, Nasi Kunyit, Gulai Rampai, Ikan Salai Semalam, dll
Sumatera Barat:
Rendang, Kepala Kakap, Cumi Balado, dll
Sumatera Selatan:
Pindang Ikan Patin, Paru Masak Hijau, Pale Tempoya, dll
Lampung:
Kambing Goreng Kecap, Ayam Lapis Udang, dll
Pada bulan July yang lalu, aku dan teman2 dari milist Jalansutra di Bandung ( www.jalan sutra.or.id ) mendapat kesempatan yg luar biasa yaitu bermakan malam bersama Kepala Suku alias Pak Bondan Winarno yang kebetulan dalam rangka syuting Wisata Kuliner di daerah Bandung dan juga Lidya Tanod yang merupakan salah satu moderator di milist Jalansutra.
Sewaktu Sienny "Walikotanya JS di Bandung" mengutarakan tempat yang mana yang layak untuk menjamu beliau2...akhirnya kami putuskan ke Restoran Raja Melayu yang juga masih gress...
Sesuai dengan kebiasaan para member Jalansutra yang sibuk memotret sana sini sebelum makan sepertinya sudah di maklumi oleh beliau. Akhirnya setelah itu kami bisa sama2 menikmati hidangan yang tersaji. Kalau melihat di meja display, sepertinya semuanya ingin di cicipi berhubung begitu banyak bermacam2 masakan dengan segala aneka warna yang sangat menggiurkan.
Secara overall masakannya lumayan enak cuma ada yg tidak di rekomendasikan adalah martabak & roti cane...sedang yang paling top menurut saya adalah Sambal Ganjanya...yang menurut para pramusaji, bahwa di sambal ini di tambahkan Ganja...nah loh...nti bisa2 pas lagi asik2 makan di grebek lagi...abis ada ganjanya sih hehehehe...
Dan ada satu lagi peristiwa yang agak2 memalukan, setelah acara makan2 selesai...acara potret2 selesai...mulailah kami akan pulang dengan hati senang dan perut kenyang...berhubung Pak Bondan pada saat itu tidak membawa kendaraan, maka saya dengan senang hati ingin mengantar beliau ke hotel di Apartement Ciumbeluit.
Penyakit saya kalo sudah malam adalah matanya rada2 rabun & kalo di ajak keasikan ngobrol suka keterusan jalannya...dan ternyata kali ini pun terjadi lagi...jadi sewaktu di perempatan MC Donald & dago, saya dari arah jl. dago bawah/ Juanda, semestinya saya kudu belok ke kiri...cuma yah itu saking asyiknya mengobrol dengan beliau, saya tetep aja terus...setelah di atas sudah mau dekat Sheraton barulah ngeh bahwa saya salah jalan....maka dengan malu hati saya bilang ke Pak Bondan bhw saya salah jalan...wah bisa2 di pikiran Pak Bondan, jangan2 beliau saya mau culik...hihihi..
Hatur nuhun yah Pak, sering2 mampir ke Bandung...jangan kapok sama saya di bawa keliling2...
Bandung, July 2007